Tips Ngeblog by Budi Putra

Tips Ngeblog buat Pemula (6): Content - Memilih Topik Niche

Topik: Beginner Blogger, Blog, Blogger, Blogger Indonesia, Blogging, Content, Tips & Trick, Writing

content.jpg

ADA puluhan juta blog di jagat blogosfer dunia; atau puluhan ribu blog di ranah blogosfer Indonesia; tentu tidak mudah menampilkan blog yang mudah dikenali sehingga mampu memiliki komunitas sendiri.

Salah satu faktor utama yang akan mampu membantu kita mencapai prestasi itu adalah content alias isi blog. Ya, masa depan blog ada di content.

Tapi content yang dimaksud bukan sembarang content. Hanya content yang memiliki topik khusus alias ceruk (niche) yang akan berjaya.

Paman Tyo menulis:

Budi Putra selalu meyakini satu hal: di tengah riuh-rendah blog ini-itu, yang bakal laku adalah yang unik dan spesifik. Dalam amatan bisnis Andry berarti blog yang jeli melihat ceruk (niche).

Bukan apa-apa, tetapi memang begitulah tuntutannya. Content yang terlalu umum alias “semuanya ada” sangat sulit berkembang karena akan kesulitan menyedot komunitas niche.

Tanpa komunitas, sebuah blog akan “capek” sendiri. Di era yang serba blog, social networking atau Web 2.0 — dengan kata kunci “users generated content” sekarang ini, bukankah pemegang kendalinya adalah user atau pengguna itu sendiri?

(Tidak salah, Person of the Year majalah Time tahun lalu adalah You – semua pengguna Internet alias Anda-anda semua).

Keuntungan Blog dengan Topik Khusus

  • Lebih mudah dikenali karena memiliki diferensiasi (pembeda).
  • Lebih mudah menyedot komunitas alias pengunjung blog.
  • Lebih mudah mengelolanya karena pemilik blog hanya perlu menongkrongi isu-isu yang terkait dengan topik tersebut - jadi tidak perlu menongkrongi semua topik!

Semakin Khusus Semakin Bagus

Topik yang niche mensyaratkan pemilihan topik yang benar-benar tajam. Jika Anda ingin mengelola blog soal IT, sebaiknya pilih salah satu bagiannya misalnya soal software saja; syukur-syukur ada pengkhususan lagi misalnya hanya software soal game atau software tentang Linux saja. Nah, ini contoh topik niche!

Boleh jadi, sekilas, topik niche terkesan hanya “bermain” di area yang kecil — tapi inilah modal besar untuk menyedot komunitas yang datang berkunjung “by choice“. Bisa dipastikan mereka akan balik lagi.

Menurut marketter-blogger It Pin:

Pemain niche, walau kecil, sebenarnya sangat dibutuhkan di ekosistem.

Contoh blog Indonesia dengan Topik Khusus

Bagi yang baru mulai ngeblog, tentulah penting menimbang-nimbang kira-kira topik khusus mana yang ingin dimasuki.

Saran saya cuma satu: pilihlah topik di mana Anda merasa enjoy mengelolanya karena itu — misalnya — bagian dari hobi, minat atau pengalaman Anda. Bukankah sebaiknya kita ngeblog dengan cinta dan antusiasme?

Topik sebelumnya:


Tips buat Pembaca Tips Ngeblog

Silahkan berlangganan

Simak tips lainnya di

by Budi Putra on February 11th, 2007

40 tanggapan untuk artikel ini


  1. Roffi
    Feb 11, 2007 at 5:26 pm

    saya rasa lebih baik punya dua blog, satu untuk bermain di niche kecil dan satu untuk yang umum. Blog yang umum dipake buat bersosialisasi dan blog yang niche khusus dipake buat nyari duit (cari iklan dll.)


  2. galih
    Feb 12, 2007 at 10:51 am

    Ah, buat saya, kalau nulis dengan topik spesifik, rasanya kemerdekaan saya sebagai blogger seperti terjajah permintaan publik, padahal saya ngeblog ingin mendapatkan kemerdekaan dalam menulis, bukan popularitas. jadi saya menulis dalam topik yang cukup luas, topik yang saya ingin tulis. :)


  3. boedipoetra
    Feb 12, 2007 at 11:53 am

    @ Roffi:

    Ide yang bagus.

    @ galih:

    Semuanya memang terpulang pada diri kita masing-masing. Jangan sampai kemerdekaan kita sampai terjajah segala :-)


  4. firman firdaus
    Feb 12, 2007 at 7:36 pm

    hehe, nanggapi ah. tapi ntar aku tulis di blogku aja…


  5. Rian
    Feb 12, 2007 at 7:46 pm

    Kalo saya suka yang khusus, tapi sekali waktu diselingi yang umum….. Dan kalo bisa sih yang umum itu disangkut ke yg khusus jadi bisa menyatu.. :)


  6. ambar
    Feb 12, 2007 at 9:20 pm

    saya udah mulai setahun lalu ttg adventures dan photos. Cuma mungkin belum jamak kali ya


  7. Ook Nugroho
    Feb 13, 2007 at 9:34 am

    Saya rasa saya sreg dengan apa kata Rian, itu yang saya coba lakukan selama ini.


  8. Andry
    Feb 13, 2007 at 9:59 am

    Meskipun sudah memilih topik, misalnya tentang ‘IT’, bukan berarti saya tidak boleh posting foto kucing lucu saya kan?

    Jika topik terlalu tajam, apalagi jarang menggunakan kalimat dari sudut pandang orang pertama, blog tersebut jelas bisa dianggap ‘profesional’. Tapi kehilangan ‘wajah’ akrab. Mungkin iya blog semacam itu (blog serius!) bisa jadi ‘high authority’, tapi minim teman dekat. Apa gunanya ngeblog tanpa teman?
    Long tail kan sebetulnya adalah kumpulan preferensi pribadi yang saling terhubung (social network), kan?

    Topik terlalu pribadi akan terasa hangat dan akrab (bagi yang kenal), tapi susah mendapat pengunjung baru setia (returning readers).

    Menurut saya, formulasi yang cocok adalah 80 bertopik, 20 bagian pribadi. Atau 60-40. Terserah sih, asal mix and match.

    Kita faham bahwa thegadget membahas trend IT dan blogging, tapi itu bukan berarti pak Budi Putera tidak boleh posting tentang restauran favorit (atau foto kucing kesayangan, kalau punya) ;)


  9. Paman Tyo
    Feb 13, 2007 at 8:04 pm

    Untunglah ini bukan pasal #1 dari Budi Putra’s principles on blogging. Pasal #1 kan uiversal: just blogging. :)

    Pasal yang jadi posting ini, ya pasal #6, cocok untuk newbies yang rada nafsu, ngeblog bukan cuma nyenengin ati tapi sekalian memenuhi harapan publik.

    Uh, istilah melecehkan: newbies. Saya juga newbie, hanya saja saya diuntungkan oleh kondisi saat itu: blog belum ramai. Gombalan apek pun dibaca.

    Kalau saya muncul sekarang, mana malas promo pula, dan enggan naruh tautan keluar, maka saya jamin orang hanya datang karena dibimbing search engine. Tepatnya: kesasar.

    Apakah keberuntungan akan terus? Tidak dan memang tak perlu dipikirkan. Biarlah dunia berganti, selalu muncul bloggers baru. Kalau servers punya hati, mereka akan menangis, “Yah… itu mulu, mereka terus. Ya nama, ya URL. Bosen.”

    Sejauh ini pasal #1 masih enak buat saya. Soalnya punya saya itu blog pribadi. Entah kalau blog disatukan dengan pekerjaan. :D


  10. yanti
    Feb 14, 2007 at 4:15 pm

    nanggapin Andry:

    Topik terlalu pribadi akan terasa hangat dan akrab (bagi yang kenal), tapi susah mendapat pengunjung baru setia (returning readers).

    Saya rasa sih semua terpulang ke komunitas alias teman yang ingin “didapat” dari ngeblog.
    Satu contoh, blognya Keluarga Nugraha itu pengunjungnya (dan commenternya) banyak sekali. Juga blognya almarhumah Inong. Padahal cerita mereka sangat personal.

    Tapi ternyata komunitas itu (para ibu2 muda dan calon ibu) menyukai cerita detil tentang keseharian. Apalagi kalau ada foto2 tentang si anak yang lucu ituu…

    Atau mungkin ini termasuk topik niche juga ya? Keseharian tentang anak yang lucu dan ibu yang cantik plus cerdas :).

    Jadi memang benar2 each for their own. Untuk setiap tipe/model blog, ada komunitasnya yang sesuai. Kecuali mungkin kalau blog itu sangat susah dimengerti orang :).


  11. boedipoetra
    Feb 14, 2007 at 5:28 pm

    diskusi yang menarik.

    Pada akhirnya kembali ke soal pilihan. Apalagi bagi penganut mazhab ngeblog buat diri sendiri… ya, tinggal bikin posting yang bisa menyenangkan diri sendiri dan tak perlu memikirkan orang lain :-).

    Gagasan untuk membuat lebih dari satu blog seperti yang dilontarkan Roffi sangat menarik. Satunya bikin yang niche, satunya gadogadosphere….

    Jadinya posting niche bukan paksaan, hanya sebuah pilihan.


  12. lilamr
    Feb 27, 2007 at 2:34 pm

    saya juga setuju dengan mas roffi. saya juga punya 2 blog. satunya buat nyatat kejadian sehari-hari saya, yang satunya lagi tentang hutan dan konservasi, sesuai dengan bidang kuliah saya.


  13. Wibisono Sastrodiwiryo
    Mar 1, 2007 at 3:49 am

    Saya kurang sependapat dengan ide memiliki lebih dari satu Blog. Selain merepotkan harus memanage banyak account juga seolah olah menghianati spirit transparansi dari ngeblog.

    Sebuah Blog akan mencerminkan kepribadian penulisnya, pandangan pandangannya dsb.
    Walaupun mungkin sesunguhnya pemilik lebih dari satu Blog tidak bermaksud tidak transparan.

    Tapi jangan salahkan mereka karena sebenarnya itu terjadi karena keterbatasan fitur aplikasi Blog.

    Walaupun sebenarnya fitur kategorisasi sudah cukup membantu, tapi seandainya ada aplikasi yang bisa menciptakan kategori dengan sub sub nya sebagai topik (nested category) maka mungkin akan lebih banyak membantu.


  14. Oskar Syahbana
    Mar 1, 2007 at 8:32 am

    Wah kok saya telat ya taunya blog saya di link dari sini ;-)). Hm ada satu lagi kok mas, ngebahas lagi-lagi pasar saham dan pasar duit (ya pokoknya keuangan lah) tapi spesifik Indonesia, bahasanya pun ya bahasa Indonesia ;-).

    Tapi nanti aja deh kalo udah mateng tak kabari :-P, BTW, pengunjung blog-nya udah banyak banget nih, kayaknya pas deh ngeganti bahasannya dari gadget ke blog ;-)


  15. bimoseptyop
    Mar 1, 2007 at 9:57 pm

    good tutorial
    tes
    tes
    http://bimoseptyop@yahoo.com


  16. bimoseptyop
    Mar 1, 2007 at 9:59 pm

    maap maap kebawa pasteannya


  17. Roni Yuzirman
    Mar 4, 2007 at 9:30 am

    Saya termasuk suka dengan blog yang bertopik khusus. Tapi tetap longgar. Artinya, boleh juga ngalor ngidul sedikit, tapi tetap kembali ke laptop, alias topik utama.

    Kalau terlalu fokus, bosan juga, nggak ada variasi. Untunglah ada pengkategorian tulisan.

    Salam kenal “Uda” Budi. Saya tahu anda karena ditelpon oleh Pemred Padang Ekspres yang waktu itu ingin mengutip tulisan dari blog saya yang khusus bicara tentang kewirausahaan dan UKM.


  18. Pemisahan Topik di Blog « iWin Notes
    Mar 16, 2007 at 10:54 am

    […] 16th, 2007 · No Comments Setelah lama berpikir-pikir, akhirnya saya memutuskan untuk memisahkan isi blog di blogspot.comdan blog di wordpress.com. Ini juga terinspirasi oleh saran dari Budi Putra mengenai perlunya sebuah blog untuk mengkhususkan diri Adapun keputusannya: blog di blogspot akan berisi hal hal yang umum ( lho, gak khusus dong ) sedang blog di wordpress.com topiknya akan saya khususkan untuk isu, opini, artikel warnet, internet dan FOSS. […]


  19. unclejoy
    Mar 21, 2007 at 1:06 pm

    diskusi yg menarik bgt,

    ikutan gabung ya, ..menurut saya blog itu pilihan, tapi personal..ada yg lebih nyaman dengan isi yg macem2, ada yg pengen spesifik, terutama yg berkecimpung di dunia adsense..tp yg lebih penting bikin blog harus dengan “hati” biar ga jadi beban…


  20. budi sutomo
    Mar 26, 2007 at 6:50 pm

    Wah, sebelumnya terimakasih atas Linknya. Pendapat mas Budi Putra benar memang, dengan topik khusus blog semakin mudah diingat orang dan memudahkan para bloger untuk mencari berita yang diperlukan. Seperti pengalaman saya pribadi, walaupun sekedar informasi seputar kuliner, ternyata blog saya pernah menjadi peringkat pertama di Blog Indonesia. Mudah-mudahan kedepannya, blog menjadi media yang lebih bermanfaat. Salam


  21. arief
    Mar 28, 2007 at 4:05 pm

    Menurut saya tantangan dari blogging adalah membahasakan topik khusus (dan advanced) ke dalam bahasa yang mudah dipahami. Tentu ada istilah yang unik di sana; solusinya ya dikasih catatan kaki atau penjelas. Masalah cari teman dari blogging itu hanya efek samping yang positif; mana ada yang mau berteman dengan blogger yang cuma posting gambar tanpa kata dan komentar; blogging kan komunikasi :)


  22. BundaWAH
    Apr 4, 2007 at 4:43 pm

    Salam kenal Mas Budi.
    Saya baruuuu banget di blogsphere, baru sebulan lalu saya create Info Agloco Indonesia. Dari situ saya jadi “terbuka ttg dunia baru blogsphere yg ternyata sangat menarik. Setelah baca sana sini, mikir & menimbang nama kiri kanan (yg ternyata gak gampang), 3 hari lalu saya create BundaWAH
    Terima kasih tipsnya, akan saya coba.


  23. imcw
    Apr 4, 2007 at 10:28 pm

    kalo saya sih dalam membuat blog mengkhususkan diri pada apa yang saya tahu dan saya minati saja dalam hal ini dunia kesehatan dan it…entah menarik atau tidak itu saya kembalikan ke pembacanya…toh saya tidak memaksa mereka untuk membaca…dibaca syukur nggak dibaca juga nggak apa apa, bahkan dicemooh pun terima kasih…;)


  24. baraqatax
    Apr 5, 2007 at 12:15 pm

    nice article..blog saya juga tidak terlalu mengkhususkan diri untuk membahas sesuatu, walapun banyak juga hal yang berhubungan dengan dunia IT, di sana saya masih bisa membahas banyak hal selain IT, ada tentang kuliah, keluarga, dll..mungkin jika nanti sudah bekerja, saya akan membuat beberapa blog yang niche, seperti blognya mas Budi Putra dan Pak Budi Rahardjo..


  25. Herlambang Fajar
    Apr 8, 2007 at 7:48 pm

    Thanks buat Budi Putra… pertemuan dengan kawan lama sewaktu sama-sama bekerja di Harian Singgalang Padang (1994-1998) beberapa waktu lalu pada pameran di Bandung, membangkitkan inspirasi saya untuk kembali menulis. Maklum sejak 2002 lalu sempat absen ketak-ketik, gara-gara asyik mendevelop BANDUNG CYBER COMMUNITY (BCC), WAN nya Dinas Pendidikan Kota Bandung. Pengalaman saya selama tiga tahun mengembangkan BCC sedang saya susun, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa selesai dan bisa saya tayangkan di herlambang2710.blogspot.com……


  26. Wibisono Sastrodiwiryo
    Apr 13, 2007 at 5:40 am

    Setelah melihat lihat banyak blog, dan mendapati ada orang yang punya lebih dari satu blog tapi tetep berkwalitas maka saya berubah pendapat sbb:

    Buatlah blog sebanyak minat dan kapasitas yang kita punya, kalo bisa tulisannya saling dihubung-hubungkan satu sama lain (kalo memang relevant), jalani sepenuh hati, thats it but thats not all…

    itu cuma pendapat, saya sendiri cuma punya 2 blog yang jarang di urus… hiks :-(

    Cheers

    Wibi


  27. The Bingung
    Jun 27, 2007 at 3:29 am

    setoejoe dengan #26 !!!

    untuk melepaskan diri dari ;kungkungan retorika’ dunia blog kita memang harus - sebisanya - nggak cuma ngelamunin satu blog doang.

    bisa karatan mr.brain kalo muter2 disatu tempat aja dan ngurusin hal yang sama sepanjang waktu!

    salam


  28. edi
    Jul 3, 2007 at 1:28 pm

    mas saya baru belajar buat blog kalo di izinkan saya mau copy is blognya hitung-hitunga bagi informasi ke orang banyak.


  29. mansur
    Aug 14, 2007 at 1:53 pm

    oke kalo begitu…. baiklah……


  30. Edy
    Sep 23, 2007 at 1:38 am

    Niche atau broad itu tergantung tujuan blog. Blog yang dimonetisasi (cari duit) sebaiknya niche. Blog untuk personal branding juga sebaiknya niche. Blog untuk “for the sake of blogging” alias numpahin unek-unek alias kesenangan pribadi, niche oke broad ya monggo. Sama dengan di “darat” juga gitu, supermarket laku, toko bangunan juga laku. Jadi masing-masing ada “pasar”nya. Tetapi kalau blog Anda sepi pengunjung, patut Anda berpikir apakah perlu beralih dari broad ke niche atau sebaliknya.

    Just my 2cents.


  31. Posting Pertama Kali » Pudakonline.com
    Oct 14, 2007 at 9:56 pm

    […] keberadan blog ini ditengah-tengah banyaknya blog lain yang lebih niche bisa diakui, setidaknya bisa diterima keberadaan blog ini di dunia blogosphere, memang hanyalah […]


  32. thegadget by Budi Putra | Tips, Trik & Panduan Ngeblog » Blog Archive » Tips Mulai Ngeblog (3): Konsisten
    Oct 17, 2007 at 1:11 pm

    […] Tips Ngeblog buat Pemula (6): Memilih Topik Niche […]


  33. dq
    Oct 21, 2007 at 5:39 am

    jadi bingung, pdhl katokku wes tak walik.
    aku mau buat blog yang isinya bajakan alias kopian dari blog2 lain misal dari blognya ini saja ah.
    kreatif kan.
    blog ibarat bikin skripsi, lebih spesifik lebih baik.
    lebih rumit lebih baik tidak usah dibuat.
    inga inga jangan sampai termonopoli kebebasan berpikir kita akan asumsi beberapa orang, allright.


  34. Saiful Adi
    Nov 8, 2007 at 1:26 pm

    kalo blog kita belum terkenal enak topik niche tp klo kita sudah dikelan, nulis apa saja banyak yang buka, ya ga seh


  35. stenli
    Nov 13, 2007 at 10:51 am

    Terima Kasih atas tulisannya, karena saya baru belajar membuat blog :: http://goagro-abg.blogspot.com


  36. Rachmat Mursalin
    Jan 9, 2008 at 12:10 pm

    tambahkan lagi pilihan design untuk menambahi tampilan pada blog.


  37. aldani
    Feb 27, 2008 at 2:45 pm

    late is unprofitable ..
    it’s really happening to me..when others already have their profits from blogging.., for me? man.. i just started it..well gudluk anyways


  38. Devi Girsang
    Feb 28, 2008 at 11:23 pm

    Thanks ya, infonya sangat membantu :)


  39. Infra
    Mar 1, 2008 at 11:05 am

    blog yg bagus pak… saya banyak belajar dari sini.. saya baru mulai belajar ngeblog he..he.. thx…


  40. Bosan dengan Blog Ini? | iLm@N's Blog
    Mar 29, 2008 at 7:31 pm

    […] Mas Budi Putra benar buat gw, bahwa mengelola blog tentang topik yang niche atau spesifik itu lebih mudah karena kita tidak perlu banyak ‘menongkrongi’ banyak […]

Punya komentar/tanggapan?